Home > Kesehatan > Merawat Rambut Rontok

Merawat Rambut Rontok

Problem rambut rontok bisa terjadi pada siapa saja, terutama pada wanita. Wanita selalu ingin terlihat cantik dan menarik,maka ia tak segan-segan menata rambutnya dengan segala model.Namun masalah kerontokan rambut tidak hanya disebabkan oleh penataan rambut saja, tapi dapat disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti pengaruh polusi, sinar ultra violet, radikal bebas.Ada tanda-tanda khusus saat rambut mulai rontok secara berlebihan. Proses tersebut dimulai dari rambut yang mudah terpatah saat kita menyisir.Problem buruk ini juga bisa terlihat di saat Anda bangun tidur, karena rambut rontok lebih banyak terlihat di permukaan bantal. Selain itu bisa dilihat begitu banyak rambut terlepas, ketika kita usai mencuci rambut.Dalam tingkat yang normal, rambut lepas dari kulit kepala bisa mencapai 50-100 helai setiap hari.

Ada dua tipe kerontokan rambut yang bisa mengganggu siapa saja, yakni Hairfall dan Hairloss.Hairfall adalah problem kerontokan yang terjadi karena rambut rapuh, dan melebihi batas normal. Hairloss adalah rambut rontok yang antara lain tercipta oleh faktor usia, genetik, hormon, infeksi kulit, atau usai melahirkan.Jika penyebab rambut rontok adalah karena kerapuhannya,hal itu bisa disebabkan oleh faktor mekanik (pengelupasan dan kerusakan kutikula karena menyisir dan menata rambut); faktor kimia (pewarnaan, pengeritingan dan pemucatan atau bleaching, menyisir saat rambut basah, dan menjepit/mengikat rambut terlalu kuat); dan faktor lingkungan (matahari, polusi, dan asap) yang membuat rambut kehilangan protein.

Para ahli menganjurkan pemakaian shampo sekaligus kondisioner yang bisa mengatasi rambut problem rambut rapuh, keramaslah rambut sesering mungkin, jangan biarkan rambut dalam keadaan kotor terlalu lama. Pakailah sisir yang bergigi jarang, saat usai keramas. Jika ingin memkai hairdryer, pakailah dengan tingkat panas yang sedang dan lakukan dengan jarak aman dari rambut,dan hairdryer harus selalu digerakkan atau jangan berfokus hanya pada satu sisi.Tips lainnya yaitu anjuran untuk mengurangi pemakaian kosmetik rambut, seperti hairspray, highlight, dan pengeritingan atau pelurusan. Hindari rambut terkena panas matahari langsung dalam waktu lama. Sebaiknya juga Anda menggunakan shampo dan kondisioner secara tepat dan teratur.

Beberapa Hal Penting

Patut diperhatikan pula tips perawatan rambut dari Dr John Gray yang anggota Asosiasi Penelitian Rambut Eropa dan Amerika. Ada beberapa hal penting yang dianjurkannya, agar rambut tidak rusak saat dikeramas atau membuatnya tetap indah berkilau. Dia memberi saran untuk membiarkan rambut tergerai secara alami saat dikeramas. Hal tersebut bisa dilakukan sambil berdiri di bawah shower, ataupun memakai wadah keramas seperti di salon.

Lalu mulailah membasahi rambut dengan air hangat. Tuangkan shampo ke telapak tangan. Anda membutuhkan cukup busa untuk menutupi setiap helai rambut. Gosoklah shampo di tangan sampai berbusa, kemudian aplikasikan pada rambut Anda. Mulai dari kulit kepala, lalu mulailah mengeramas seluruh rambut dengan gerakan pemijatan lembut dengan ujung jari.

Ingat, anjurnya, agar rambut tetap tergerai secara alami selama proses pengeramasan dan pemijatan. Kemudian siram rambut Anda dengan membiarkan air membasahi seluruh rambut dari atas, sambil rambut dibelai dengan lembut. Hati-hati agar jangan menggosok rambut dengan kasar, karena pada saat itulah rambut sangat rentan terhadap kerusakan dan friksi.

Untuk melembapkan rambut, sebaiknya membersihkan rambut sampai benar-benar bersih dari sisa shampo. Lalu tuangkan kondisioner ke telapak tangan, dan aplikasikan kondisioner pada rambut dengan menggunakan jari tangan secara lembut. Kondisioner harus terbagi rata pada rambut. Biarkan kondisioner bekerja selama 1-2 menit. Bersihkan kondisioner dengan air. Diingatkan John Gray, untuk selalu membiarkan air membasahi seluruh rambut dari atas, sambil membelai rambut dengan lembut. Dingatkan pula agar jangan menggosok rambut dengan kasar.

Ketika mengeringkan rambut, dianjurkan memakai handuk yang bersih dan kering, yang digunakan untuk menepuk-nepuk rambut secara lembut. Di saat rambut masih basah dan kusut, sisirlah rambut dengan sisir bergigi jarang dengan cara menyisirnya dari arah atas ke bawah, mulai dari ujung rambut hingga ke akar rambut.

Dengan cara ini, demikian John Gray, Anda akan menghindari ujung rambut jadi bercabang dan patah. Jika memungkinkan, biarkan rambut menjadi kering secara alami (tanpa menggunakan hairdryer).

Kadang-kadang mustahil untuk membiarkan rambut kering secara alami. Untuk mengatasi situasi seperti itu, berikut ini John Gray mengajukan beberapa tips pemakaian hairdryer. Dimulai dari pemakaian hairdryer hanya pada rambut yang masih lembap (hasil pengeringan dengan handuk). Jangan pernah menggunakan hairdryer pada rambut yang masih dalam keadaan sangat basah, jelas John Gray.

Gunakanlah hairdryer dengan hati-hati pada kecepatan dan panas yang paling rendah. Selama pengeringan, lanjutnya, biarkan hairdryer bergerak terus-menerus di atas rambut. Jangan biarkan hairdryer terfokus pada satu titik saja, karena hal ini dapat mengeringkan atau menghabiskan pelembap rambut, dan bahkan merusak rambut secara permanen. Diingatkan untuk selalu mematikan hairdryer sebelum rambut benar-benar kering.

Categories: Kesehatan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: